waktu suntukku


Kaki yang terlangkah, yang terbiasa laju namun sesekali terganggu, semakin perlahan.

Sakitttttt.

Ya Allah!

Seakan dicantas dua batang itu, namun masih bisa tegar bertahan. Semakin waktu memintasnya namun tetap berjalan.

Hanya tuhan yang mengetahui. Rindu.

Sehingga langit masih di atas, langkah mesti diteruskan, masih tersisakah aku?